Ciptakan Generasi Qur’ani, MTsN 6 Ponorogo Gelar Khotmil Qur’an Bersama

Selasa (18/08/2026) MTsN 6 Ponorogo menggelar Khotmil Al-Qur’an secara bersama dengan seluruh elemen madrasah. Pelaksanaan tersebut sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81. Kemudian, kegiatan ini digelar di halaman depan madrasah dengan penuh seluruh murid.

Generasi muda yang beriman mulai dari usia dini dipersiapkan semaksimal mungkin untuk memahami kitab suci. Selain itu, memahami kitab suci Al-Qur’an bukanlah sebuah hal yang instan, melainkan melalui proses yang panjang. Dalam hal ini, Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Ponorogo berharap agar generasi saat ini menjadi generasi Qur’ani.

Dalam pelaksanaan Khotmil Qur’an, setiap kelas dibagi per Juz mulai dari Juz 1 hingga Juz ke 30. Para murid kemudian saling bergantian atau menyambung surat-surat pendek. Kemudian kegiatan tersebut diakhiri dengan Do’a Khotmil Qur’an oleh Bapak Imam Qudhori.

Tak hanya kegiatan Khotmil Qu’an saja sebenarnya, melainkan MTsN 6 Ponorogo sekaligus menggelar Peringatan Maulid Nabi SAW 1448 H. Dalam hal ini, madrasah mengundang mubaligh asal Kota Reyog, yakni KH. Hasyim Asyari.

Para murid banyak sekali mendapatkan maulidoh dari beliau, termasuk dengan akhlaq anak muda zaman sekarang. Agar tahu dengan kelahiran nabi hingga sifat atau sikap yang harus dicontoh dari Nabi.

Sambutan Kepala MTsN 6 Ponorogo

Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Ponorogo, Muhadi, M.Pd.I menyebut bahwa kegiatan ini sebagai bentuk teladan dari cinta tanah air. Selain itu, dalam kegiatan ini ia berharap bahwa semua elemen madrasah diakui sebagai umat nabi Muhammad SAW.

“Kegiatan ini bertujuan ikut serta dalam meneladani kepahlawanan dan para pejuang yang telah mengorbankan tenaga pikiran harta benda dan nyawa juga. Sebagai generasi penerus perjuangan, kita isi kemerdekaan ini dengan mendoakan para pahlawan dan syuhada. Sekaligus mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, biar menjadi generasi yang berakhlak baik,” kata Muhadi.

“Kegiatan maulid dengan khotmil Qur’an ini salah satunya bertujuan untuk mendapatkan keberkahan Al-Qur’an. Serta, meneladani akhlak Rasulullah supaya mendapatkan syafaat dan diakui sebagai umat Nabi Muhammad SAW,” tutupnya.

Join Our Newsletter

Inputkan email anda dan ikuti artikel - artikel terbaru dari kami

Subscription Form