
Jumat (22 Maret 2024 ) MTsN 6 Ponorogo melakukan kegiatan “Berkah Peduli Koin Ramadhan”. Sekarang ini banyak yang tidak peduli bahkan menghargai uang koin. Masyarakat menganggap yang koin adalah logam kecil yang tidak berarti bahkan disepelekan oleh kebanyakan orang. Uang receh yang berbentuk koin ini terasa berat jika dibawa ke mana-mana dan terkesan mengganggu jika diletakkan di dalam dompet. Cara bawa uang receh pun juga ribet, karena harus menyediakan dompet tersendiri untuk menampungnya.
Bahkan mungkin Anda sering membiarkan uang-uang tersebut tercecer tak berdaya begitu saja di sembarang tempat. Sehingga memunculah ide kegiatan perduli koin yang melibatkan seluruh guru dan siswa siswi madrasah dari kelas 7 hingga kelas 9.

Menurut Nyamiran, MPd.I kegiatan ini mengajak serta mengingatkan kepada para siswa serta guru, bahwa uang Koin jika jmlnya hanya satu kelihatan tidak bermakna, padahal ketika dikumpulkan dalam jumlah yang bayak, sangat besar nilainya.
Maka dari itu selaku kepala madrasah, beliau mengajak kepada seluruh warga madrasah untuk mengadakan kegiatan Berkah Peduli Koin Romadhon, sehingga uang koin yg terkumpul bisa lebih bermakna.
Mungkin jika hanya sendirian, uang receh tersebut terkesan tidak ada harganya, tapi akan berbeda jika kita sama sama bergerak untuk lebih menghargai koin receh, koin tersebut bisa bernilai cukup besar. Koin pada kegiatan ini akan di salurkan untuk berbagi takjil pada hari selasa 26 Maret 2024 dimana pada kegiatan hari ini (22/03).
Koin yang diperoleh kurang lebih sebesar Rp. 2.205.000 Sehingga tidak dapat di pungkiri bahwa koin yang dianggap kecil ternyata bernilai besar jika kita menghargainya. Sedari sekarang, cobalah mulai untuk memberdayakan kembali kekuatan dari uang receh. Sadari berbagai manfaat dari uang receh yang bisa membantu kehidupan.


