
Tak hentinya MTsN 6 Ponorogo berkreasi, hal ini dibuktikan dengan kegiatan Pramtsansa Camp Event (PCE) 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jum’at dan Sabtu (14/11). Kegiatan PCE sendiri merupakan sebuah kegiatan Perjusa atau perkemanah Jum’at Sabtu.
Semarak kegiatan PCE ini diikuti oleh seluruh peserta perkemahan, dan sejumlah peserta didik lainnya. Kegiatan ini dibuka dengan apel oleh Kepala Madrasah, Nyamiran, S.Pd. M.Pd.I pada Jum’at pagi. Setelah itu, dilanjut dengan beragam kegiatan lainnya seperti lomba membuat pionering, cerdas cermat, vlog, dan masih banyak lagi.
Puncaknya ialah pada pentas seni dan semarak api unggun yang sangat dinanti oleh banyak orang. Acara tersebut dibuka dengan sejumlah penampilan, seperti tari-tarian, dance, REOG SIMO MBAUREKSO, dan masih banyak lagi.

Kemudian penyulutan api unggun oleh Kepala MTsN 6 Ponorogo. Lalu diikuti oleh para penggalang dan dengan iringan pembacaan Dasa Darma Pramuka dan para Dewan Galang.
Nyamiran mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah kreativitas dari anak-anak Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Ponorogo. Selain itu, sinergi dengan madrasah lain juga membuat madrasah maju.

“PCE merupakan ajang kreativitas dan sinergitas para siswa dalam berkreasi. Serta sinergi antara MTsN 6 Ponorogo dengan sesama madrasah seperti MIN 1 Ponorogo, MAN 1 dan MAN 2 Ponorogo. Termasuk dengan lingkungan sekitar dalam membangun kebersamaan untuk menuju madrasah yang maju bermutu dan mendunia,” kata Nyamiran.
“Kami selaku kepala Madrasah bertanggung jawab kepada pendidikan dari putra putri Bapak Ibu semuannya. Oleh karena itu, pada malam ini adalah bukti pertanggungjawaban kami selama putra putri Bapak Ibu menimba ilmu di sini. Sekali lagi, kami atas nama Kepala Madrasah mengucapkan terima kasih yang sebanyak banyaknya. Insyaallah kami selalu berkomitmen memberikan yang terbaik,” jelasnya.

Tak selesai disitu, pentas seni masih terus berlanjut. Seperti menyanyi dan juga pencak silat turut serta mengiringi keseruan pada malam puncak PCE. Kemudian pentas seni ditutup dengan penampilan flashmob oleh para Dewan Galang.
Cuaca malam yang dingin tertutupi dengan hangatnya api unggun dan semangat atusias para peserta perkemahan. Setelah semua regu menampilkan bakat dan aksinya, tepat pukul 23.30 para peserta diarahkan untuk kembali ke basecamp masing masing.
Kata Pembina Pramuka MTsN 6 Ponorogo

Pembina Pramuka MTsN 6 Ponorogo, Fathul Hadi Wibowo juga menyampaikan beberapa hal mengenai kegiatan tersebut. Menurutnya, melalui kegiatan pramuka siswa dilatih untuk memiliki karakter yang unggul. Selain itu, memiliki rasa peduli terhadap sesama, dan juga rasa cinta kepada tanah air.
“Kami berharap dengan adanya puncak semarak Pramtsansa Camp Event (PCE) 2025 ini, bisa membentuk karakter siswa-siswi madrasah. Salah satunya menjadi generasi emas Indonesia, yang berjiwa Islami, berpertasi, dan mengiapirasi,” ucap Fathul Hadi Wibowo.