Screening Kesehatan Pada Siswa MTsN 6 Ponorogo, Supaya Dapat Belajar dengan Nyaman

Senin (26/08/2024) MTsN 6 Ponorogo melaksanakan Screening Kesehatan pada anak. Hal tersebut merupakan sebuah bentuk kegiatan bagi peserta didik yang dilakukan oleh tim penjaringan anak sekolah dari Puskesmas Sampung.

Kemudian pelayanan kesehatan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Ponorogo ini, salah satunya adalah skrining kesehatan atau biasa dikenal dengan penjaringan kesehatan. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi sedini mungkin pada peserta didik yang mengalami gangguan kesehatan.

Kegiatan tersebut dilaksankan setahun sekali, yakni diawal tahun pelajaran. Kemudian kegiatan ini menyasar siswa kelas VII, dengan jumlah 220an siswa. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk mengetahui kesehatan mulai dari mulut hingga kuku, berat badan dan tinggi badan. Sehingga, jika diketemukan siswa belum memenuhi standar minimal dari pelayanan tersebut, maka petugas akan menyarankan supaya anak-anak makan makanan yang sehat dan bergizi.

Kemudian Tri handrik Sulianto Amd. Kep selaku penanggung jawab program UKS Puskesmas Sampung, menyampaikan jika hal ini bertujuan untuk mendeteksi masalah kesehatan pada siswa.

“Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah (Screening) adalah salah satu bentuk dari pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi dini siswa yang memiliki masalah kesehatan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin serta tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan peserta didik,” kata Tri handrik Sulianto.

“Oleh karena  itu, pada hari Senin tanggal 26 Agustus 2024 petugas Kesehatan dari Puskesmas Sampung melakukan Screening secara menyeluruh terhadap sasaran kelas 7  siswa siswi di MTsN 6 Ponorogo. Adapun proses rangkaian Screening meliputi pemeriksaan kebersihan perorangan (rambut, kulit dan kuku), pemeriksaan status gizi melalui pengukuran antropometri, pemeriksaan ketajaman indera (penglihatan dan pendengaran), pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut serta pemeriksaan HB (Haemoglobin) untuk remaja putri.”

“Remaja putri memiliki fase menstruasi setiap satu bulan. Di butuhkan asupan zat gizi kuat dan seimbang. Salah satunya mengandung zat besi (Fe),karena jika tubuh kekurangan Fe dalam darah maka dapat berisiko terkena anemia atau kurang darah dan Gejala Anemia yaitu 5L ( lemah, letih, lesu, lelah, lalai),” tutupnya.

Selain itu, Kepala MTsN 6 Ponorogo, Nyamiran, S.Pd., M.Pd.I menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan Puskemas Sampung dalam pelayanan kesehatan.

“Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada team kesehatan Puskesmas Sampung yang  ikut mendampingi para siswa, agar menjadi generasi yang sehat dengan gaya hidup dan pola makan minum sehat dalam rangka menuju Indonesia emas,” kata Nyamiran.

Selain kegiatan screening kesehatan, pada waktu yang bersamaan Puskesmas Sampung juga melaksanakan sosialisasi kesehatan. Hal ini dilaksanakan pada peserta didik kelas IX agar supaya lebih berhati-hati dalam pergaulan remaja.

Join Our Newsletter

Inputkan email anda dan ikuti artikel - artikel terbaru dari kami

Subscription Form