
Ratusan siswa dan guru MTsN 6 Ponorogo mengikuti Upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2024 yang berlangsung di halaman madrasah, Selasa, 22/10/2024 pagi. Mengenakan pakaian muslim dan muslimah serba putih, para guru dan siswa mengikuti upacara peringatan HSN dengan khidmat.
Tepat pukul 07.00, ratusan siswa, guru dan karyawan telah berada di halaman madrasah. Peserta upacara putra mengenakan baju koko, sarung dan berpeci. Sedangkan peserta putri mengenakan baju Muslimah.

Mengawali upacara HSN, dilakukan pengibaran bendera merah putih yang dilakukan oleh siswa madrasah. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala MTsN 6 Ponorogo, Nyamiran. Dalam pesan sambutanya, pimpinan madrasah tersebut mengajak peserta untuk mendoakan para santri yang telah berjuang demi kemajuan peradaban bangsa.
“Melalui momen ini juga, Saya mengajak untuk bersama-sama mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, kyai dan santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama” tutur Nyamiran.
Selain itu, Nyamiran juga meminta para siswa dan guru MTsN 6 Ponorogo untuk dapat meneladani sikap dan kepribadian para satri. Dimana seorang santri memiliki jiwa yang ikhlas, sabar dan mandiri. Serta selalu menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman sekaligus kebangsaan.

“Kami mengajak para siswa dan guru untuk meneladani para ulama dan kyai, dan para santri yang senantiasa telah berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan sepenuh hati,” ucap Pimpinan Madrasah tersebut.
Lebih lanjut, ia berpesan untuk para guru dan siswa agar bisa menerapkan sikap dan jiwa seorang santri dalam kehidupan sehari-hari. Pihaknya menjelaskan, semangat para santri dan Ulama harus diteladani dan dikembangkan untuk menjaga keutuhan NKRI dengan tetap berdasarkan pada agama dan Pancasila.
“Misalnya untuk para guru, harus bekerja dengan ikhlas dan sepenuh hati salam mebgajar dan menyelesaikan tugasnya. Sedangkan untuk anak-anak harus memiliki semangat belajar yang tinggi, seperti para santri saat berjihad”, tegasnya.

Dalam kesemptan tersebut, siswa diajak untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang HSN dengan memberikan pertanyaan tentang HSN. Selain memberikan pertanyaan, Kepala MTsN 6 Ponorogo juga memberikan reward pada siswa yang berani maju untuk mencerita Sejarah tentang Hari santri. Menurutnya dengan cara ini, para siswa akan lebih tertarik untuk memahami dan memaknai hari santri.

“Adanya hadiah yang diberikan ini, siswa akan merasa tertantang untuk berani maju dan menceritakan pemahamannya tentang hari santri. Sekaligus untuk mengajarkan siswa agar berani tampil di depan umum,” tandasnya.