
MTsN 6 Ponorogo sukses menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Information Technology (IT). Pelaksanaan dipantau langsung oleh Instruktur TIK UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Ponorogo, di laboratorium madrasah setempat, Selasa (29/4) pagi.
Sebanyak 65 siswa kelas IX dari program Bina Prestasi (Binpres) kelas IT Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Ponorogo mengikuti UKK IT dengan lancar. UKK dilaksanakan tiga sesi pada semester genap dalam bentuk ujian praktik yang menguji aspek pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotor), dan sikap (afektif) dalam bidang IT.
Instruktur TIK UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Ponorogo Nofita Riska menyampaikan, apresiasi pada pelaksanaan UKK IT yang digelar oleh madrasah tersebut. Ia menyebutkan, pelaksanaan UKK IT tersebut menjadi upaya untuk mendorong siswa melek IT sejak dini.

“Biasanya yang mengajukan pengawasan pada kami di BLK Ponorogo itu jenjangnya SMA/SMK. Tetapi ini, baru di jenjang SMP/MTs sudah melaksanakan UKK IT, ini luar biasa” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nofita menegaskan jika keterampilan dalam bidang IT dapat menjadi bekal dasar untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan kedepannya. Program kelas IT di sekolah maupun madrasah sangatlah penting diberikan pada siswa terutama di era digital seperti saat ini.
“Pada UKK ini bukan hanya nilai yang didapatkan, tetapi pengetahuan dan keterampilan IT yang nantinya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 6 Ponorogo Nyamiran menuturkan, program layanan kelas IT merupakan proses pengembangan potensi siswa dalam bidang teknologi informasi. Layanan program IT madrasah telah melahirkan lulusan yang berkualitas dan handal dalam bidang teknologi.
“Sudah banyak lulusan dari kelas IT kami, yang sudah diincar oleh perusahaan besar untuk menjadi tenaga ahli dalam bidang IT. Bukan hanya itu, lulusan IT kami juga banyak yang diterima di perguruan tinggi favorit dalam bidang IT,” ungkapnya Nyamiran.

Pihaknya berharap, melalui UKK IT ini pihaknya berharap agar siswa setelah lulus memiliki bekal keahlian yang mumpuni sehingga kelak mereka siap kerja, siap wirausaha dan siap melanjutkan kuliah sesuai keahlian yang mereka miliki. “Semoga dengan terselenggaranya kegiatan UKK bagi siswa siswi kami dapat membentuk generasi emas yang melek IT,” tandasnya.