Padukan Budaya dan Religi, Reog Simo Mbaurekso MTsN 6 Ponorogo Tampil Memukau

Tampil perdana, Grup Reog Simo Mbaurekso MTsN 6 Ponorogo sukses memukau khalayak dalam acara HUT ke-81 Pesantren Sabilil Muttaqiem (PSM) Ponorogo, Kamis (12/9) pagi.

Diiringi alunan gending dan wiraswara yang dibawakan langsung oleh para siswa. Penari Reog meliuk-liuk menyuguhkan tarian yang atraktif, lincah dan energik. Selama 60 menit, secara silih berganti para penonton dibawa dalam alur cerita Reog Ponorogo melalui sajian tarian yang dibawakan oleh para siswa MTs Negeri 6 Ponorogo.

Apresiasi luar biasa disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo Moh. Nurul Huda pada group Reog Mbaurekso. Ia menyebut MTs Negeri 6 Ponorogo berhasil memadukan kebudayaan dan religi secara harmonis.

“Ini perpaduan yang tiada tara. Reog yang dibungkus dengan religi dan religi yang dibalut dengan seni budaya, ini sangat luar biasa” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala Kemenag Ponorogo menjelaskan meskipun berlatar belakang madrasah para siswa tetap bisa menyalurkan bakatnya dibidang seni. Hal itu dapat dilihat dari kostum penari Jathil yang tetap mengenakan jilbab.

Kata Kepala MTsN 6 Ponorogo

“Meski mengenakan jilbab, mereka tetap bisa tampil luar biasa. Kami lihat semua siswa bisa menunjukkan kebolehannya dan kehebatannya dalam Grup Reog ini. Maka kami ucapkan selamat pada Kepala MTsN 6 Ponorogo dan jajarannya yang sudah berhasil dan sukses menyuguhkan seni Reog luar biasa ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala MTs Negeri 6 Ponorogo Nyamiran menyampaikan, sebagai bagian dari kementerian Agama MTs Negeri 6 Ponorogo berperan penuh menjadi ujung tombak dalam moderasi beragama. Serta selalu bersikap adaptif terhadap budaya lokal yang diselaraskan dengan nilai-nilai agama.

“Maka madrasah menetapkan seni reog sebagai ekstrakurikuler wajib di MTs Negeri 6 Ponorogo, dan dengan diresmikannya seni reyog “Simo Mbaurekso” MTs Negeri 6 Ponorogo. Kami berharap ini sebagai bentuk upaya madrasah untuk melestarikan seni reog sebagai budaya adiluhung yang sesuai dengan nilai-nilai Islam” ungkapnya

Lebih lanjut Nyamiran mengungkapkan, group tari Reog Simo Mbaurekso sengaja dipersiapkan jauh-jauh hari dan berlatih keras hingga bisa tampil maksimal untuk memeriahkan HUT ke-81 PSM Ponorogo. Para siswa yang tergabung dalam grup Reog tersebut juga telah melalui tahapan inkubasi serta latihan yang panjang.

“Ya kami sudah persiapkan grup tari Reog Simo Mbaurekso ini jauh-jauh hari, dan memang pagi ini penampilan mereka maksimal,”ujar Nyamiran.

Penampilan Reog Simo Mbaurekso ini melengkapi seluruh rangkaian kegiatan acara HUT ke-81 PSM Ponorogo yang dimulai dengan jalan sehat, dilanjutkan dengan undian hadiah menarik. Berbagai doorprize diantaranya sepeda listrik, mesin cuci hingga kambing disediakan panitia jalan sehat.

“Hadiahnya memang banyak, kamu kumpulkan dari para guru madrasah dan tenaga pendidik di bawah naungan PSM Kabupaten Ponorogo untuk memeriahkan acara,” imbuhnya.

Nyamiran menyebut dalam peringatan HUT kali ini, PSM Ponorogo mengangkat tema Wujudkan Harapan, PSM Terdepan. Tema ini dipilih dengan harapan agar PSM dapat menjadi wadah dalam menciptakan generasi muda Islam berkarakter santun, cerdas dan berwawasan global.

“Kami berharap kedepan semoga PSM bida lebih sukses dan Jaya lagi, serta terus mencetak generasi-generasi emas yang berkarakter, untuk masa depan Bangsa,” tandasnya.

Nampak hadir dalam acara tersebut, Kepala MA, MTs, da MI Negeri dan swasta se-Ponorogo. Kapolsek Sampung dan jajarannya

Join Our Newsletter

Inputkan email anda dan ikuti artikel - artikel terbaru dari kami

Subscription Form