
Jum’at (17/07/2026) MTsN 6 Ponorogo sangat meriah dengan kegiatan penutupan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA). Dalam kegiatan ini setidaknya hampir 700 murid tumpah ruah di halaman madrasah. Tak hanya itu, Bapak/Ibu guru dan karyawan juga memeriahkan kegiatan penutup dari rangkaian matamuda ini.
Sebelum pelaksanaan penutupan MATAMUDA dimulai, kegiatan diawali dengan jalan sehat. Hal ini dimaksudkan kepada murid agar mengenali lingkungan madrasah dan masyarakat sekitar. Semua tampak berjalan rapi dan mematuhi lalu lintas.
Usai kegiatan jalan santai, semua murid madrasah berkumpul di halaman madrasah untuk mengikuti penutupan MATAMUDA. Dari kegiatan ini, seluruh murid menampilkan penampilan terbaik di atas panggung. Mulai dari tari ganong, tari daerah, solo vokal, seni silat, dan masih banyak lagi.

Sebelum itu, Waka Humas, Facthurrahman menyambut kedatangan murid baru ini di keluarga besar MTs Negeri 6 Ponorogo. Ia membacakan SK Penerimaan Murid baru Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kepala MTsN 6 Ponorogo, Muhadi menyebut bahwa kegiatan ini sangat positif. Selain berdampak pada kesehatan murid, juga menjadi panggung ekspresi bagi murid Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Ponorogo.

Sambutan Kepala MTsN 6 Ponorogo
“Keluarga besar MTsN 6 Ponorogo mengucapkan selamat kepada seluruh murid baru. Kalian telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan MATAMUDA ini dengan penuh semangat, disiplin, dan antusias,” kata Muhadi.

“Perlu ananda ingat, MATAMUDA bukanlah sekadar rutinitas atau kegiatan pengenalan lingkungan biasa. Ini adalah langkah awal dan fondasi penting untuk membentuk karakter murid madrasah yang tangguh, berakhlak mulia, cerdas, dan moderat. Selama beberapa hari ini, kalian telah dibekali dengan berbagai materi pengenalan madrasah, tata krama, nilai-nilai keagamaan, serta kedisiplinan.”
“Jadikanlah bekal tersebut sebagai kompas dalam menuntut ilmu di madrasah ini. Perjalanan kalian baru saja dimulai. Jadilah murid yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak dan adab yang baik. Ingatlah selalu pesan madrasah kita: “Orang baik akan mudah dididik menjadi orang pintar, namun orang pintar belum tentu mudah menjadi orang baik,” tutupnya.

Usai kegiatan tersebut, ditutup dengan flashmop dari murid kelas VIII & IX MTsN 6 Ponorogo. Murid dari organisasi OSIM, Pramuka, Jurnalis, dan PKS ikut serta memeriahkan kegiatan ini. Hal ini menambah meriah dan daya pikat Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Ponorogo. Sehingga menjadikan madrasah semakin maju, bermutu, dan mendunia.