Kukuhkan Agent of Change & Penguatan Zona Integritas MTsN 6 Ponorogo

MTsN 6 Ponorogo kembali berinovasi dengan mengukuhkan Agent of Change dalam rangka penguatan Zona Integritas, (Ahad, 19/07/2026). Hal ini dimaksudkan supaya madrasah bisa menuju Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Guru & Karyawan secara khidmat dan nyaman.

Suasana pagi yang cerah menjadi awal hari yang bagus bagi Guru & Karyawan Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Ponorogo. Bagaimana tidak, hampir semuanya (tanpa izin) mengikuti kegiatan Pengukuhan dan Penguatan Zona Integritas. Hal ini disambut dengan baik oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, H. Syaikhul Hadi, S.Ag, M.Fil.I.

Pengukuhan Agent of Change ini dimaksudkan adalah untuk Kick OFF PODIUM. Maksudnya, menuju madrasah yang memiliki role model, Penguatan, Komitmen, Mendidik, Prestasi, Unggul, Madrasah. Pengukuhan ini menunjuk pada Guru & Karyawan yang dirasa mampu dalam menjadi perubahan di madrasah. Agen perubahan tersebut diantaranya adalah :

  1. Syukron Fauzi, M.Pd.I pada Bidang Pelayanan Publik Kemasyarakatan
  2. Ahmad Masrur Fatoni, M.Pd.I pada Bidang Peningkatan Asing
  3. Barokah Murti, M.Pd.I pada Bidang Peningkatan Kompetensi Digital Guru dalam Pembelajaran,
  4. Usnida Junaeka Verawati, M.Pd. pada Bidang Peningkatan Keterampilan Numerasi
  5. Dinear Dzulfi, S.Pd, pada Bidang Inovasi dan Prestasi Madrasah
  6. Unun Nafi’ah pada Bidang Inovasi Madrasah dalam Karya Tulis Ilmiah/Penelitian Siswa
  7. Rizka Beladina, M.Pd.I pada Bidang Peningkatan Penguasaan Bahasa Arab

Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, H. Moh. Thohari, S.Ag., M.H memberikan selamat kepada agen yang telah dikukuhkan. Harapannya dengan pengukuhan para agen ini bisa mengawal penguatan zona integritas di MTs Negeri 6 Ponorogo.

“Saya ucapkan selamat kepada para agen yang telah dikukuhkan. Harapannya agar kualitas layanan dan integritas terus ditingkatkan,” kata H. Moh. Thohari.

SAMBUTAN UNTUK MTsN 6 PONOROGO

H. Syaikhul Hadi mengatakan bahwa sangat menunggu MTsN 6 Ponorogo bisa lolos di WBK atau WBBM. Selain itu, ia berpesan juga kepada para pegawai agar di madrasah tidak hanya bekerja saja, melainkan juga menjadi pelayan masyarakat.

“Kita sebagai ASN, jangan berpatok pada pekerjaan saja. Tugas kita adalah sebagai pembantu madrasah dan pelayan publik. Kemudian yang kedua, kita juga harus menjadi juru dakwah yang menyampaikan pesan-pesan agama kepada masyarakat,” kata H. Syaikhul Hadi.

“Jangan hanya menjadi ASN yang berpaku pada administrasi saja. Melainkan kita juga harus memiliki jiwa untuk mengawal masyarakat dan membaur kepada masyarakat,” tutupnya.

Join Our Newsletter

Inputkan email anda dan ikuti artikel - artikel terbaru dari kami

Subscription Form